16 Jun 2026

Kekasih Hati


 

Kekasih hati

Bolehkah aku mencintai-Mu?
Hamba yang hina lagi lemah,
banyak dosa dan tak kuat ibadah.

Bolehkah aku mencintai-Mu?
Hamba yang pelupa dan sering lalai,
shalat tak khusyuk,
sedikit sedekah.

Bolehkah aku memanggil-Mu “kekasih hati”?
Mengingat-Mu, hatiku terenyuh,
merasa tak pantas memandang wajah-Mu,
tapi ingin...
ingin, ya Allah.

Wahai Tuhan, kekasih hati,
balaslah cintaku dengan rida dan rahmat-Mu.
Cita-cita tertinggiku melihat-Mu.
Bagaimanakah wajah keagungan dan keindahan pemilik seluruh alam semesta?
Bukankah cita-cita tertinggi memang begitu,
melihat yang dia cintainya?

Bolehkah, ya Allah?
Dari berjuta-juta penghuni surga Firdaus,
mudah bagi-Mu menjadikan aku dan keluargaku berada di situ.
Aku ingin di surga Firdaus,
bukan karena fasilitasnya,
hanya karena ingin melihat-Mu.

Di dunia saja terasa demikian nikmat dan nyamannya hanya dengan mencintai-Mu,
apalagi di surga.
Ya kan, Rabb?

Tunjukkan jalan itu dengan kelembutan-Mu,
karena aku tidak sekuat wali kesayangan-Mu.
Aku hanya hamba yang mencintai-Mu.

Jangan hilangkan rasa ini selamanya.
Jangan hilangkan iman ini selamanya.

Terima kasih untuk semua kasih sayang-Mu

Parepare, 11 Maret 2026

 

0 komentar:

Posting Komentar

Ada palekko ada kanse
Disantap dengan sambal cobek tumis
Leave any comment please
Yang penting tidak bikin penulis meringis